Pembukaan perhelatan secara simbolis ditandai dengan pemukulan instrumen gamelan beriringan dengan gema okokan oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, yang hadir mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. Jajaran anggota DPRD Kabupaten Tabanan, pimpinan Perangkat Daerah, serta tokoh masyarakat setempat turut menghadiri agenda pembukaan tersebut.
Rangkaian kegiatan festival ini mengedepankan penggalian potensi daerah lewat berbagai pementasan seni, seperti penampilan baleganjur, tari-tarian daerah, hingga atraksi sekaa gong istri. Guna menyemarakkan acara, panitia juga menggelar kompetisi tari jenjang SD dan SMP, lomba karaoke tingkat kecamatan, serta pertunjukan hiburan dari deretan seniman musik Bali.
Membacakan amanat Bupati Tabanan, Wabup I Made Dirga menegaskan bahwa Kecamatan Baturiti menyimpan kekayaan alam, sektor pertanian, serta potensi pariwisata yang menjadi pilar penting pembangunan daerah. Penyelenggaraan festival diharapkan mampu memoles keunggulan wilayah menjadi pendorong roda perekonomian masyarakat tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan dan budaya.
Pemkab Tabanan mendorong agar agenda kebudayaan serupa dapat direplikasi di seluruh kecamatan secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai strategis untuk menyokong pariwisata berbasis tradisi menuju visi pembangunan Tabanan yang aman, unggul, dan mandiri.
Pada kesempatan yang sama, Camat Baturiti Ni Luh Putu Mahadi Santi Dewi menyampaikan bahwa Baturiti Festival menjadi wadah kolaborasi untuk mengenalkan potensi wilayah, memfasilitasi kreativitas generasi muda, serta menggerakkan sektor UMKM lokal. Ia berharap ajang ini dapat menegaskan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam dan air demi kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. (*)

