![]() |
| Hari Kesadaran Nasional Bulan September Tahun 2026 yang dipimpin Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mewakili Bupati Tabanan, Senin (21/9) di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan. (Foto: Istimewa) |
TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM – Memasuki bulan-bulan terakhir tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali meneguhkan komitmen jajaran aparatur untuk mengoptimalkan pelaksanaan program, meningkatkan pendapatan daerah, serta memperkuat disiplin dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu penekanan dalam Apel Hari Kesadaran Nasional Bulan September Tahun 2026 yang dipimpin Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mewakili Bupati Tabanan, di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, pada Senin (21/9/2026).
Apel tersebut diikuti oleh Sekda para Asisten Sekda, seluruh pimpinan perangkat daerah, Direktur RSUD Tabanan dan Singasana, Kepala BPD Bali cabang Tabanan, beserta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Melalui sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan Wabup Dirga, ditegaskan bahwa Apel Kesadaran Nasional yang dilaksanakan setiap bulan tidak semata-mata menjadi rutinitas birokrasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memantapkan kualitas pengabdian sekaligus memperbarui komitmen sebagai aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saat ini kita telah memasuki bulan-bulan terakhir di tahun 2026. Untuk itu saya meminta kepada semua perangkat daerah untuk mengoptimalkan realisasi program dan anggaran menjelang akhir tahun anggaran. Pastikan setiap program yang direncanakan berjalan sesuai target, tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Sanjaya melalui Wabup Dirga.
Di samping optimalisasi belanja, pihaknya juga meminta seluruh perangkat daerah penghasil untuk melakukan langkah-langkah strategis, terukur dan sistematis dalam mengoptimalkan pendapatan daerah. Selain itu, disiplin ASN juga menjadi perhatian, tidak hanya menyangkut kehadiran dan cara berpakaian, tetapi juga disiplin dalam administrasi. “Ini harus betul-betul menjadi perhatian semua pihak. Kita tentu tidak ingin kesalahan sekecil apa pun yang memungkinkan mencoreng nama institusi dan membuat kita semua tidak nyaman dalam melaksanakan tugas sebagai seorang ASN,” imbuhnya.
Sebagai bentuk komitemen Sanjaya-Dirga dan apresiasi atas pengabdian jajaran ASN, pada apel tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada 31 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai tanggal 1 September 2026. Bupati Sanjaya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.“Saya ucapkan terima kasih atas pengabdiannya, dan yakinlah pensiun hanyalah mengakhiri tugas birokrasi, namun semangat, pengalaman serta teladan yang telah Bapak/Ibu tanamkan akan terus menjadi warisan berharga bagi jajaran aparatur muda yang meneruskan tongkat estafet pembangunan di Kabupaten Tabanan,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Bupati Sanjaya mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk terus menggaungkan semangat gotong royong dan bangga melayani daerah. Setiap tugas kedinasan diharapkan dapat dimaknai sebagai bagian dari Yadnya, yakni pengabdian yang tulus dan luhur dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

