KARANGASEM, LIPUTANINFOWARGA.COM – Pemerintah Provinsi Bali mempertegas komitmennya dalam menjamin keselamatan umat selama rangkaian upacara Karya di Kawasan Suci Besakih. Melalui penyediaan pos kesehatan yang beroperasi penuh selama 24 jam, para pemedek kini mendapatkan akses medis yang lebih terintegrasi dan responsif.
Transisi pengelolaan pos kesehatan dalam tiga tahun terakhir menjadi sorotan utama. Saat ini, koordinasi berada langsung di bawah Pemerintah Provinsi Bali dengan melibatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas se-Bali secara bergilir. Sinergi lintas wilayah ini bertujuan untuk memeratakan kualitas layanan bagi ribuan warga yang memadati area pura.
Ni Putu Eny Trisnawati, salah satu tenaga kesehatan yang berjaga, menjelaskan bahwa efektivitas layanan terjaga berkat sistem pergantian sif yang ketat. "Pelayanan berlangsung tanpa henti. Dengan sistem operan antarpetugas, kami memastikan tidak ada kekosongan layanan baik di pagi hari maupun tengah malam," ujarnya pada Rabu (15/4/2026).
Layanan ini tidak terbatas pada pemedek saja, melainkan juga mencakup Sulinggih, pemangku, hingga panitia acara. Keberadaan pos ini menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini gangguan kesehatan sebelum berkembang menjadi kondisi darurat, sekaligus menjadi pusat stabilisasi pasien sebelum dirujuk ke rumah sakit jika ditemukan kasus medis berat. (*)

