UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Mahakarya Yowana Memukau Ribuan Penonton di Puncak Festival Ogoh-Ogoh Singasana III

Kreativitas Sekaa Teruna pada Puncak Festival Ogoh-Ogoh Singasana III Minggu (15/3) bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Marya. (Foto: Istimewa) 

TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM – Kreativitas tanpa batas generasi muda Tabanan mencapai puncaknya dalam perhelatan Festival Ogoh-Ogoh Singasana III Tahun 2026. Acara yang digelar di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Marya pada Minggu (15/3/2026) ini menjadi magnet bagi ribuan warga, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Tabanan, yang memadati area festival sejak sore hari.

Puncak festival ini menampilkan parade 10 ogoh-ogoh terbaik yang merupakan pemenang seleksi ketat di tingkat kecamatan masing-masing. Sebelumnya, sebanyak 64 ogoh-ogoh dari seluruh pelosok Tabanan telah bersaing secara berjenjang hingga menyisakan 10 kontestan final di tingkat kabupaten.

Pembukaan acara puncak Festival Ogoh-Ogoh Singasana III. (Foto: Istimewa) 

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati I Made Dirga, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menekankan bahwa festival ini telah bertransformasi dari sekadar tradisi mengarak boneka raksasa menjadi ajang pembuktian kecerdasan dan teknologi generasi muda (yowana).

"Tahun ini Festival Ogoh-Ogoh Singasana III menunjukkan kualitas yang luar biasa. Tidak hanya soal estetika, anak-anak muda kita sudah memasukkan unsur teknologi sehingga ogoh-ogoh bisa bergerak. Ini bukti kecerdasan yowana di Tabanan sudah tidak main-main lagi," tegas Sanjaya.

Bupati Tabanan menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Festival Ogoh-Ogoh Singasana III. (Foto: Istimewa) 

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang objektif dan transparan, berikut adalah daftar juara terbaik tingkat kabupaten:

 * Juara I: ST Dharma Bhakti (Banjar Tampak Karang, Desa Apuan, Baturiti) dengan karya berjudul Adhikara Grahana.

 * Juara II: ST Tri Wikrama (Banjar Kamasan, Desa Dajan Peken, Tabanan) dengan karya berjudul Ngerejeg Bhoma Palatra.

 * Juara III: ST Permata (Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, Kediri) dengan karya ? +

Festival ini lahir dari dialog intensif antara pemerintah daerah dengan para pemuda untuk menciptakan wadah pembinaan seni yang terarah. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, anggota DPRD Provinsi Bali, serta jajaran Forkopimda Tabanan menunjukkan dukungan penuh lintas sektor terhadap pelestarian adat dan budaya Bali.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat rasa kebersamaan antar Sekaa Teruna (ST) se-Kabupaten Tabanan sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif lokal menjelang perayaan Hari Raya Nyepi. (*)