![]() |
| Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung Rabu (4/2) di Kantor PMI Tabanan, Gedung Lantai II RS Nyitdah, Kediri. (Foto: Istimewa) |
TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM - Pemerintah Kabupaten Tabanan mempertegas sinergi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dalam upaya penguatan pelayanan kemanusiaan. Hal ini mengemuka saat Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri Rapat Pleno Pertama Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor PMI Tabanan, Gedung Lantai II RS Nyitdah, Kediri, Rabu (4/2/2026).
Rapat pleno ini diselenggarakan sebagai forum konsolidasi perdana bagi jajaran pengurus untuk membedah kondisi internal organisasi secara menyeluruh. Fokus utama pertemuan ini adalah mengevaluasi tantangan operasional, optimalisasi sumber pendanaan, serta pengelolaan aset yang dimiliki oleh PMI Kabupaten Tabanan agar lebih produktif dan transparan.
Dalam arahannya, Wabup I Made Dirga menekankan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk dukungan moral dan strategis. Sinergi antara Pemkab dan PMI dinilai krusial untuk memastikan setiap program kemanusiaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan masyarakat luas.
"Rapat pleno ini adalah langkah penting untuk memperkuat tata kelola organisasi. Kita ingin memastikan PMI Tabanan memiliki fondasi yang kuat, baik dari sisi pendanaan maupun struktur, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Wabup Dirga.
Sejumlah agenda strategis yang menjadi pembahasan utama dalam rapat tersebut meliputi:
* Pengelolaan Aset: Penataan status dan pemanfaatan aset tanah milik PMI.
* Transparansi Keuangan: Laporan keuangan serta penataan administrasi kepegawaian.
* Restrukturisasi Organisasi: Penetapan Kepala Markas serta unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tabanan.
* Rencana Kerja 2026: Pemaparan draf program kerja tahunan di berbagai bidang layanan.
Melalui Mukerkab ini, PMI Kabupaten Tabanan diharapkan mampu melahirkan terobosan dalam pengelolaan organisasi yang lebih profesional dan akuntabel. Dengan penetapan struktur baru dan rencana kerja yang matang, PMI ditargetkan menjadi garda terdepan yang lebih responsif terhadap isu-isu kemanusiaan di wilayah Kabupaten Tabanan sepanjang tahun 2026. (*)

