![]() |
| Bertepatan dengan Tumpek Kuningan, krama Desa Adat Bantas menggelar upacara piodalan dan persembahyangan di Pura Desa dan Pura Puseh pada Sabtu, 29 November 2025. |
TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM - Ratusan krama (warga) Desa Adat Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur memadati area Pura Desa dan Pura Puseh untuk melaksanakan persembahyangan, rangkaian Piodalan yang bertepatan dengan Hari Raya Tumpek Kuningan, pada Sabtu (29/11/2025) .
Piodalan yang jatuh setiap Saniscara Kliwon Wuku Kuningan ini merupakan momen penting bagi krama Desa Adat Bantas untuk memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai dewa-dewi yang berstana di Kahyangan Tiga, khususnya di Pura Desa dan Pura Puseh.
Sejak pagi, rangkaian upacara telah dimulai. Para krama lanang (pria) dan krama istri (wanita) terlihat bergotong royong, mengenakan busana adat madya, datang silih berganti membawa banten (sesajen) yang tersusun rapi dan indah.
Puncak upacara persembahyangan dipimpin oleh Pemangku Tri Kahyangan setempat, didampingi Sapuh, Sunggi dan Pengayah dari Br. Bantas Tengah Kelod, lantunan kidung suci dan mantra mengiringi prosesi ngaturang bhakti dan ngaturang piuning.
Persembahan berupa tarian sakral seperti Rejang Dewa dan tarian lainya turut dipentaskan oleh krama penanggap dari Br. Bantas Tengah Kelod sebagai bentuk bhakti dan pelengkap upacara.
Piodalan di Pura Desa dan Puseh bertepatan dengan Tumpek Kuningan, mengajarkan tentang pentingnya memaknai Dharma serta memohon anugerah keselamatan dan kemakmuran.
Piodalan ini juga menjadi cerminan eratnya persatuan dan gotong royong antar krama. Persiapan telah dilakukan jauh hari, mulai dari ngayah (kerja bakti) membersihkan area pura, mendirikan tenda, pasang wastra, hingga membuat banten.
"Semua krama nanggap terlibat aktif. Ini adalah warisan leluhur yang harus kami jaga dan laksanakan dengan tulus ikhlas sebagai wujud rasa syukur atas rezeki yang telah dilimpahkan," ujar salah satu krama yang ditemui di lokasi.
Pelaksanaan Piodalan ini diharapkan membawa kerahayuan (kedamaian dan keselamatan) bagi seluruh masyarakat Desa Adat Bantas dan sekitarnya. (Tim/Red)

