UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Hari Saraswati di SMPN 5 Kediri: Wabup Tabanan Tekankan Pembangunan Karakter dan Bebas Bullying

Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menghadiri upacara Pemelaspasan Pelinggih Padmasana dan didampingi Anggota DPRD Tabanan, sekaligus menyerap aspirasi pembangunan ruang kelas baru di SMPN 5 Kediri, Sabtu (31/10/2026).

TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM – Bertepatan dengan peringatan Hari Raya Saraswati yang dimaknai sebagai turunnya ilmu pengetahuan, Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya dalam memperkuat sarana dan kualitas pendidikan daerah. Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., menghadiri langsung upacara Pemelaspasan Pelinggih Padmasana di SMP Negeri 5 Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (31/10/2026).

Mewakili Bupati Tabanan, Wabup I Made Dirga hadir bersama jajaran pejabat daerah dan legislatif, antara lain Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan Putu Eka Putra Nurcahyadi, serta anggota DPRD Tabanan Made Suarta dan Anak Agung Sagung Ariani. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh adat setempat, pihak sekolah, serta pengurus komite.

Dalam momentum suci Hari Saraswati tersebut, Kepala SMPN 5 Kediri memaparkan kondisi operasional sekolah yang masih menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur. Saat ini, keterbatasan ruang belajar memaksa proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut menerapkan sistem dua giliran (double shift). Padahal, sekolah yang dirintis sejak tahun 2018 ini memegang peranan penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah Kediri Timur, khususnya Desa Abiantuwung.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati I Made Dirga menyatakan komitmen penuh Pemkab Tabanan untuk memperjuangkan pengadaan fasilitas yang memadai. Pihaknya bersama DPRD Tabanan akan mengawal usulan pembangunan enam ruang kelas baru (RKB) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tabanan.

Selain penambahan sarana fisik, I Made Dirga menekankan bahwa semangat Hari Saraswati harus diimplementasikan secara menyeluruh dalam dunia pendidikan. Ia mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, kondusif, serta terbebas dari tindakan perundungan (bullying).

"Pendidikan bukan hanya tentang membangun gedung dan ruang kelas, tetapi juga membangun karakter, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta menyiapkan masa depan generasi penerus," tegasnya.

Melalui semangat Hari Raya Saraswati, Pemkab Tabanan berharap sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (*)