UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, PPTI Tabanan dan Dinas Kesehatan Gelar Sosialisasi TBC di Desa Bantas

Perkumpulan Pemberantasan Tuberkolosis Indonesia menggelar sosialisasi Tuberkulosis (TBC) pada Rabu (28/10) di Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur 

TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM — Guna menekan laju penyebaran penyakit infeksi paru serta meningkatkan pemahaman warga, Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Kabupaten Tabanan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan menggelar kegiatan Sosialisasi Tuberkulosis (TBC). Acara ini bertempat di Balai Banjar Bunut Puhun, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, pada Rabu (28/10/2026). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan penyakit TBC.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus PPTI Kabupaten Tabanan, di antaranya Wakil Ketua II PPTI Tabanan Ir. I Gusti Ngurah Agus Aneta Hambarsika, M.Si, Sekretaris PPTI Tbn I Gusti Md Arya Suyasa, SH, Ketua Bidang Penyuluhan I Ketut Wisada, ST., MM, serta staf penyuluhan dan sekretariat yakni Nyoman Sudiasa, Nyoman Sukayasa, dan Nyoman Sarjana. 

Dari unsur pemerintah hadir pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan yang diwakili oleh Kabid P2P dr. A.A. Ngurah Putra Wiradana, Katimja P2PM Gede Ngurah Upadana, serta Staf KPA Ni Made Tisnadewi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Perangkat Desa, Linmas, Kader Posyandu, Kawil dan BPD Desa Bantas.

Materi sosialisasi dipaparkan oleh Nyoman Sudiasa selaku Tim Penyuluh dari PPTI yang juga merupakan seorang praktisi berpengalaman yang sebelumnya bertugas di Dinas Kesehatan Provinsi Bali dalam menangani program TBC dan HIV.

Dalam pemaparannya, ditekankan pula peran strategis PPTI sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau organisasi sosial kemasyarakatan nirlaba yang resmi dibentuk pada 20 Mei 1968. Sebagai organisasi Civil Society Organization (CSO), PPTI memiliki dedikasi penuh dalam membantu pemerintah untuk melakukan pencegahan dan eliminasi penyakit TBC di Indonesia.

Peran dan Fungsi Utama PPTI Tabanan

Dalam menjalankan misi kemanusiaannya di daerah, PPTI Kabupaten Tabanan memiliki sejumlah peran dan fungsi utama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, meliputi:

Penyuluhan: Memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencegahan serta penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) terkait TBC.

Pelatihan Kader: Mempersiapkan kader-kader kesehatan di tingkat lokal agar tanggap terhadap penanganan TBC.

Pemberian Santunan dan Pendampingan: Membantu proses case finding (penemuan kasus baru) serta memberikan pendampingan intensif selama pengobatan, khususnya bagi pasien dari kalangan kurang mampu agar mereka tuntas berobat hingga sembuh.

Sementara itu, jumlah kasus TBC di Kabupaten Tabanan tercatat sebanyak 342 orang dengan angka kesembuhan mencapai 235 orang. Adapun penyebab utama TBC adalah infeksi bakteri," terangnya Katimja P2PM Gede Ngurah Upadana dari Dinas Kesehatan Tabanan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan seperti PPTI, dan masyarakat Desa Bantas dapat bersinergi dalam mewujudkan Tabanan yang bebas dari Tuberkulosis tahun 2030. (*)