![]() |
| Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, meninjau langsung rumah korban kebakaran Jumat (14/8) di Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan. (Foto: Istimewa) |
TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menunjukkan kepedulian mendalam terhadap warga yang tertimpa musibah. Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, turun langsung meninjau rumah korban kebakaran di Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, pada Jumat (14/8/2026).
Insiden yang menimpa kediaman I Made Sutama tersebut menghanguskan area dapur rumahnya. Berdasarkan dugaan sementara di lapangan, api dipicu oleh adanya masalah pada instalasi listrik atau korsleting.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Dirga tidak datang sendiri. Ia hadir didampingi oleh jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tabanan, Kelian Dinas, prajuru adat, serta warga sekitar yang bahu-membahu memberikan dukungan moral dan bantuan kepada korban.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang dialami Bapak I Made Sutama dan keluarga," ujar Wabup Dirga di sela-sela peninjauannya.
Imbauan Peningkatan Kewaspadaan Bencana Kebakaran
Melihat maraknya potensi bahaya pemukiman, Pemkab Tabanan memanfaatkan momentum peninjauan ini untuk memberikan edukasi dan peringatan dini kepada masyarakat luas. Wabup Dirga mengimbau warga agar senantiasa meningkatkan kehati-hatian dalam mengelola aktivitas harian yang berkaitan dengan sumber api.
Beberapa hal krusial yang ditegaskan oleh Pemkab Tabanan antara lain:
Pemeriksaan Instalasi Listrik: Memastikan kabel dan beban listrik di kediaman masing-masing aman serta memenuhi standar untuk mencegah korsleting.
Kehati-hatian saat Memasak: Tidak meninggalkan area dapur dalam keadaan kompor atau tungku menyala.
Pengawasan Upacara Yadnya: Lebih waspada saat menggunakan sarana dupa atau api dalam rangkaian kegiatan keagamaan dan adat.
Melalui sinergi antara kesadaran masyarakat dan tanggap cepat pemerintah daerah, diharapkan musibah serupa dapat diminimalisasi sehingga keselamatan serta kenyamanan warga Tabanan tetap terjaga. (*)

