![]() |
Sekda Kabupaten Tabanan, Dr. I Gede Susila, S.Sos., M.Si. (tengah), didampingi Ketua MGPSSR Kabupaten Tabanan terpilih, I Made Suwardika, S.Sos, saat menghadiri upacara Mejaya-jaya di Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Dusun Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung pada Minggu (23/8/2026). |
TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM— Pengurus Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Tabanan masa bhakti 2026–2031 melaksanakan upacara Mejaya-jaya di Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Dusun Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali pada Minggu (23/8/2026). Ritual ini digelar untuk memohon kerahayuan serta tuntunan lahir dan batin agar jajaran pengurus baru mampu menjalankan amanah organisasi secara tulus, lurus, dan optimal.
Bersamaan dengan prosesi tersebut, jajaran panitia Loka Sabha VII MGPSSR Kabupaten Tabanan secara resmi dibubarkan. Pembubaran ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian agenda suksesi kepengurusan yang dinilai telah berjalan aman, lancar, dan sukses.
![]() |
| Pengurus MGPSSR Tabanan masa bhakti 2026-2031. |
Ketua MGPSSR Tabanan terpilih, I Made Suwardika, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya atas dedikasi serta kerjasama seluruh panitia Loka Sabha VII. Ia berharap momentum ini semakin mempererat tali persaudaraan (pasemetonan) serta memperkokoh pengabdian terhadap umat, agama, dan daerah.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan, Dr. I Gede Susila, S.Sos., M.Si., yang memberikan dukungan penuh kepada jajaran kepengurusan MGPSSR Kabupaten Tabanan masa bhakti 2026–2031 di bawah kepemimpinan I Made Suwardika. (*)


