UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Gotong Royong Pembangunan Wantilan Pura Dadia Agung Pasek Kubayan Capai 70 Persen

Panitia, Pengurus dan Jro Mangku Pura Dadia Agung Pasek Kubayan meninjau pembangunan wantilan pada Rabu (19/8) di Br. Bendul, Desa Wongaye Gede, Penebel. 

TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM – Pembangunan Wantilan dua lantai Pura Dadia Agung Pasek Kubayan yang berlokasi di Banjar Bendul, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, menunjukkan kemajuan pesat. Dalam kurun waktu tiga bulan, pengerjaan fisik bangunan yang dirancang dengan estimasi anggaran Rp 2,4 miliar tersebut kini telah mencapai 70 persen.

​Ketua Penggalian Dana, I Made Sunarya, mengungkapkan bahwa tingginya progres pembangunan didorong oleh solidaritas dan semangat gotong royong semeton. Hingga kini, penggalangan dana mandiri melalui dana punia telah menembus lebih dari Rp 500 juta, yang juga didukung oleh pencetakan dan penjualan 10.000 lembar kupon bazar ACK, "terangnya.

​Tata ruang bangunan wantilan ini dirancang secara optimal untuk menunjang kelancaran dan kenyamanan kegiatan keagamaan:

​Lantai Atas: Difungsikan sebagai aula utama, panggung terbuka, ruang pesandekan, ruang rias, serta fasilitas toilet khusus Sulinggih dan Pemangku.

Wayan Subadi selaku Humas dan Tim Dokumentasi turut hadir memantau pembangunan wantilan. 

​Lantai Bawah: Ditujukan untuk operasional dan logistik upacara, meliputi dapur, gudang alat dan bahan, ruang pebat, ruang saji, toilet umum, serta sistem tempat pembuangan sampah terpadu guna menjaga kebersihan lingkungan pura.

​Area Luar: Rencana penataan kawasan juga mencakup pembangunan tembok penyengker sekeliling area pura.

​Memasuki tahap finishing, Ketua Panitia I Gede Arya bersama pengurus mengajak seluruh semeton Pasek Kubayan untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong (ngayah) yang digelar pada 20–23 Agustus 2026. Agenda ngayah mencakup aksi bersih-bersih diareal bangunan, pemasangan prantos, hingga pemasangan kap atap bangunan.

​Panitia pembangunan menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh warga serta donatur atas dukungan tenaga, pikiran, material, maupun dana punia yang diberikan demi terwujudnya tempat persembahyangan yang representatif. (*)