![]() |
| Mewakili Bupati Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, membuka Festival Barong Bangkung Se-Bali Senin (22/6) di Bale Banjar Puseh, Desa Kediri. (Foto: Istinewa) |
TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM – Komunitas Bangkal Iswara sukses menggelar Iswara Festival yang dirangkaikan dengan Festival Barong Bangkung Se-Bali. Pergelaran yang berpusat di Bale Banjar Puseh, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan ini resmi dibuka pada Senin (22/6/2026) dan berlangsung selama dua hari hingga Selasa (23/6/2026).
Mewakili Bupati Tabanan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, hadir langsung untuk membuka festival kebudayaan yang mempertemukan puluhan seniman serta pencinta Barong Bangkung dari berbagai pelosok pulau Dewata.
Pembukaan acara ini juga disaksikan oleh jajaran anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Camat Kediri, Perbekel, Bendesa Adat Kediri, prajuru desa adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati area Bale Banjar.
Sebanyak 22 kelompok peserta dari seluruh Bali ambil bagian dalam kompetisi Barong Bangkung ini. Festival ini diinisiasi sebagai wadah kreativitas sekaligus pembuktian nyata dari generasi muda dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni tradisi yang menjadi pilar jati diri masyarakat Bali, khususnya di daerah Tabanan.
Dalam sambutan tertulis Bupati Tabanan yang dibacakan oleh Sekda I Gede Susila, Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komunitas Bangkal Iswara selaku panitia penyelenggara. Pemerintah daerah menilai, dedikasi dan semangat tinggi yang ditunjukkan para pemuda dalam mengemas festival ini merupakan langkah krusial agar kebudayaan lokal tidak tergerus zaman.
Festival berjalan dengan kompetitif dan meriah. Setiap pasang seniman Barong Bangkung unjuk kebolehan di hadapan para juri dan penonton, menampilkan keselarasan gerak tari, dinamika tabuh, serta penjiwaan karakter Barong Bangkung yang menjadi ciri khas seni pertunjukan rakyat di Bali. (*)

