UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Semangat Toleransi di Bedugul: Pemkab Tabanan Sambut Kedatangan Bhikku dalam Indonesia Walk for Peace 2026

Mewakili Bupati Tabanan, I Made Dirga menyambut kedatangan para bhikku dalam acara Indonesia Walk for Peace 2026 yang digelar di Hutan Wisata Taman Mumbul Manik, Desa Candikuning, Baturiti, pada Jumat (8/5). (Foto: Istimewa) 

TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM — Kesejukan kawasan wisata Bedugul terasa kian teduh dengan kehadiran para Bhikku yang tengah menjalankan misi spiritual. Pemerintah Kabupaten Tabanan secara resmi menyambut rombongan peserta Indonesia Walk for Peace 2026 di Hutan Wisata Taman Mumbul Manik, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, pada Jumat (8/5/2026).

Acara penyambutan ini menjadi simbol kuatnya komitmen daerah dalam menjaga napas perdamaian dan kerukunan antarumat beragama di Bali.

Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, hadir mewakili Bupati Tabanan untuk menyambut langsung para Bhikku. Kehadiran beliau didampingi oleh jajaran perwakilan Pemerintah Kabupaten Jembrana, unsur DPRD, Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini bukan sekadar prosesi penyambutan formal, melainkan bentuk penghormatan terhadap perjalanan fisik dan spiritual para Bhikku yang membawa pesan damai lintas wilayah.

Kehadiran para bhikku dalam kegiatan Indonesia Walk for Peace 2026 di Hutan Wisata Taman Mumbul Manik, Baturiti, Jumat (8/5). (Foto: Istimewa) 

Dalam sambutan tertulis Bupati Tabanan yang dibacakan oleh Wabup Dirga, ditegaskan bahwa kehadiran para Bhikku membawa dampak psikologis dan spiritual yang positif bagi masyarakat Tabanan.

"Kehadiran para Bhikku di tengah-tengah kita adalah sebuah kehormatan. Ini membawa energi kedamaian, ketenangan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial kita," ujar Made Dirga.

Pemerintah Kabupaten Tabanan juga memanfaatkan momentum ini untuk mempertegas visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). Visi tersebut hanya dapat dicapai apabila fondasi toleransi dan kerukunan masyarakat tetap terjaga dengan kokoh.

Pemilihan Taman Mumbul Manik sebagai titik pertemuan juga menegaskan keselarasan antara spiritualitas dan pelestarian alam. Melalui kegiatan ini, Pemkab Tabanan berharap pesan-pesan universal tentang cinta kasih yang dibawa dalam Indonesia Walk for Peace dapat meresap ke seluruh lapisan masyarakat, mempererat tali persaudaraan tanpa memandang perbedaan keyakinan.

Acara berlangsung khidmat, ditutup dengan dialog hangat antara jajaran pejabat pemerintah dan para tokoh agama, mencerminkan wajah Indonesia yang inklusif dan harmonis. (*)