UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Bupati Tabanan Terima Audiensi PERBARINDO Bali, Bahas Kesiapan Hari BPR/BPRS 2026

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (PERBARINDO) Bali Selasa (26/5) di Kantor Bupati Tabanan. (Foto: Istimewa) 

TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM – Pemerintah Kabupaten Tabanan menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh pelaksanaan Hari Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPR/BPRS) Nasional Tahun 2026. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., saat menerima audiensi dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (PERBARINDO) Bali di Kantor Bupati Tabanan, Selasa (26/5).

Kabupaten Tabanan secara resmi ditunjuk sebagai pusat lokasi perayaan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2026 mendatang. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan demi menyukseskan acara yang akan melibatkan berbagai elemen industri keuangan dan pelaku ekonomi kerakyatan di seluruh Bali.

"Koordinasi ini sangat penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar kegiatan ini mampu memperkuat peran BPR/BPRS dalam memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar Bupati Sanjaya dalam pertemuan tersebut.

Dalam menerima rombongan pengurus DPD PERBARINDO Bali, Bupati Sanjaya didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan beserta jajaran kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Pertemuan koordinasi tersebut berfokus pada pematangan berbagai persiapan teknis dan rangkaian agenda menjelang hari H. Pemkab Tabanan dan PERBARINDO Bali berkomitmen memastikan aspek logistik, lokasi, dan mobilisasi massa dapat terkelola dengan baik.

Langkah proaktif ini diambil mengingat Hari BPR/BPRS 2026 diproyeksikan menjadi pemantik perputaran ekonomi lokal, sekaligus mempertegas posisi BPR/BPRS sebagai pilar pembiayaan yang dekat dengan masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui kolaborasi ini, diharapkan perayaan tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi penguatan literasi keuangan dan geliat ekonomi hilir di Kabupaten Tabanan. (*)