SINGASANA, LIPUTANINFOWARGA.COM – Tim Sakti Motor Show (SMS) dari Program Keahlian Otomotif SMK Negeri 3 Tabanan kembali mengukuhkan dominasinya di kancah otomotif regional. Dalam ajang bergengsi Arca Modification Contest (AMS) yang dihelat di Desa Kesiut, Kerambitan, pada Minggu (23/2), tim ini sukses menyabet berbagai penghargaan melalui inovasi motor listrik dan modifikasi estetis.
Dalam kompetisi tersebut, SMK Negeri 3 Tabanan memamerkan tiga unit sepeda motor hasil rakitan siswa yang mengusung konsep ramah lingkungan dan gaya harian (daily style). Langkah ini merupakan wujud nyata adaptasi sekolah terhadap tren kendaraan masa depan, yakni konversi kendaraan bermesin bensin ke tenaga listrik.
Kerja keras para siswa yang tergabung dalam konsentrasi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) ini membuahkan hasil signifikan. Tim SMS berhasil membawa pulang empat gelar juara sekaligus, yakni:
* The Best Yamaha Vega Electric Conversion
* The Best Yamaha Mio Beginner Daily Style
* The Best Honda C70 Electric Style
* Juara 2 Open Contest Lokal Tabanan (melalui Honda C70 Electric Vehicle)
Pencapaian ini membuktikan bahwa siswa SMK tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu memadukan unsur estetika dengan teknologi berkelanjutan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari penerapan metode Contextual Project-Based Learning di lingkungan sekolah. Melalui metode ini, siswa ditantang untuk menciptakan karya yang memiliki nilai ekonomis dan fungsional, bukan sekadar teori di dalam kelas.
I Putu Agus Hendra Adnyana Giri, ST., selaku pembina dan ketua tim pendamping, menyatakan apresiasi mendalam atas dedikasi para siswanya. Menurutnya, proses panjang mulai dari perencanaan hingga presentasi di hadapan juri adalah ujian mental dan keterampilan yang sesungguhnya.
"Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus berinovasi. Ini adalah bukti bahwa karya siswa kita mampu bersaing secara profesional di tingkat daerah," ujar Putu Agus dalam keterangannya.
Dengan kemenangan ini, SMK Negeri 3 Tabanan semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap perkembangan teknologi otomotif global, khususnya dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Bali. (*)

