BADUNG, LIPUTANINFOWARGA.COM – Guna mempercepat pembenahan sistem transportasi darat, Pemerintah Kabupaten Badung menggandeng PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) melalui skema pinjaman daerah sebesar Rp2,8 triliun. Dana jumbo tersebut dialokasikan khusus untuk mempercepat pembangunan empat ruas jalan baru di kawasan-kawasan rawan macet.
Adapun empat titik yang menjadi prioritas pembangunan dan perluasan meliputi:
- Trase Jalan Pecatu - Melasti
- Trase Pasar Desa Adat Pecatu - Jalan Raya Uluwatu
- Trase Banjar Semer - Jalan Teuku Umar Barat
- Trase Subak Sari - Banjar Semer (Perluasan)
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menjelaskan bahwa pemilihan skema pinjaman ini diambil agar proses pembangunan fisik tidak terhambat dan bisa segera dinikmati masyarakat. Menurutnya, percepatan ini sangat mendesak mengingat beban volume kendaraan di Badung, khususnya di wilayah selatan dan Kerobokan, sudah sangat tinggi.
"Kami menggunakan dana pinjaman dari PT SMI untuk memastikan empat ruas jalan baru ini bisa dibuka secepatnya. Saat ini proses tender fisik segera dimulai setelah tahap pembebasan lahan rampung," jelas Adi Arnawa saat ditemui di Puspem Badung, Kamis (7/1/2026).
Pihak pemkab optimis bahwa penambahan akses jalan ini akan secara signifikan mengurangi waktu tempuh dan memecah konsentrasi kendaraan di jalur-jalur utama yang selama ini menjadi pusat kemacetan. Rangkaian proyek ini diproyeksikan mulai beroperasi penuh pada akhir tahun 2026 mendatang. (*)

