TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM – Ratusan krama Desa Adat Bantas melaksanakan upacara Mesucian ke Pantai Pasut, Kerambitan, pada Jumat (2/1/2026). Ritual ini merupakan rangkaian utama dari karya Pujawali Jelih di Pura Dalem dan Pura Merajapati Agung Desa Adat Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan.
Upacara Mesucian merupakan ritual penyucian lahir dan batin untuk membersihkan diri dari kotoran spiritual (mala) serta energi negatif. Selain bertujuan menyucikan pikiran, perkataan, dan perbuatan dari hal-hal leteh, krama juga memohon keselamatan serta perlindungan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam menjalani kehidupan.
Pantauan di lokasi, ritual ini diikuti oleh jajaran Pejuru Desa Adat, Pemangku Tri Kahyangan, Juru Rembat/Sapuh, Juru Sunggi, hingga Krama Penanggap Banjar Gelogor dan Krama Penanggap ke Segara, Banjar Mambang Kaja. Guna mendukung semangat kebersamaan dan mobilisasi massa, panitia menyiagakan sedikitnya lima unit truk untuk mengangkut peserta menuju Pantai Pasut.
"Ritual ini adalah simbol pembersihan diri sebelum puncak Pujawali, agar seluruh krama dalam kondisi suci secara spiritual," ujar salah satu tokoh adat setempat. Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pula prosesi penglukatan yang dikhususkan bagi para penyade pemangku, juru sapuh, dan juru sunggi. Pengamanan ketat dari Pecalang Desa Adat Bantas turut memastikan prosesi berjalan lancar, terutama dalam pengaturan lalu lintas. (*)

